SUDAH tiga kali Iis Cahyani (35) mendatangi Kantor Pos Cianjur. Namun, tiga kali pula ia harus gigit jari dan pulang dengan tangan hampa. Harapannya membawa pulang uang Rp 460.000,00 sebagai “imbalan” tiap bulan atas pengabdiannya sebagai guru bantu sekolah (GBS) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cianjur, menjadi sia-sia. Dari sejumlah petugas yang ditemuinya di Kantor Pos Cianjur, Iis hanya mendapat jawaban, belum ada kiriman uang gaji bagi guru GBS seperti dirinya.
AI Tati, salah seorang guru bantu sekolah (GBS) di SDN Linggajaya 2 Kel. Linggajaya Kec. Mangkubumi Kota Tasikmalaya yang tengah mengajar siswa kelas 1, Sabtu (30/4).*YUSUF ADJI/”PR”



