Archive for April 2nd, 2007

h1

Ganja Legal Mungkinkah?

April 2, 2007

Ganja Legal..!!? Mungkinkah?

Saya kira tidak mungkin, karena saya kira kurangbermanfaat, bahkan ganja masih sangat berbahaya karena faktor penyalah gunaan.

Lihat Hasil Googling Tentang Manfaat Ganja :

Forum Komunikasi Politeknik Negeri Pontianak / Kandungan apa …

Dulu ADe Rumah Makan yang Pake Daun Ganja Untuk ngukus Nasinye … RAsenye jadi Gurih dan buat kite jadi Pengen trus … heheheheh.
forum.polnep.ac.id/viewtopic.php?pid=3043 – 28k – CachedSimilar pages

Asyiik, Ganja Halal… « O-Mai-Gat!

Selama ini, banyak kalangan menutup mata dengan banyaknya manfaat ganja untuk berbagai bidang. Daun yang bisa disayur, batang ganja yang bisa dijadikan
omaigat.wordpress.com/2007/06/21/antara-manusia-super-ganja/ – 78k – CachedSimilar pages

KOMPAS CYBER MEDIA COMMUNITY

Read the rest of this entry ?

h1

Perjuangan Ayam Pelung

April 2, 2007

ayampelungku.jpgSuara kokok ayam terdengar mengalun merdu saat itu. Suaranya terdengar khas, mengalun panjang dengan volume yang lantang, lengkap dengan suara angkatan, tengah dan suara akhir. Saat itu adalah kontes Ayam Pelung yang berlangsung di Cianjur, Jawa Barat, pusatnya Ayam Pelung.

Ayam Pelung jawara dinilai dari kokokan dan penampilannya. Kokokan Ayam Pelung terlihat dari volume suaranya, dursi kokokan atau kebat, suara angkatan, suara tengah dan suara akhir, atau tungtung.

Tampilan Ayam Pelung juga terlihat lebih gagah dibanding ayam yang biasa kita lihat. Ia besar dan memiliki bulu yang gemerlap. Bobotnya yang jantan bisa mencapai 3,4 kilogram, sementara yang betina 2,5 kilogram.

Tak heran dengan penampilan dan kokokannya yang lebih ini, banyak orang yang menggemari. Cianjur sebagai sentranya memiliki agenda tetap untuk kontes, yang diselenggarakan oleh Himpunan Peternak dan Pengemar Ayam Pelung Indonesia (HIPAPPI).
Read the rest of this entry ?

h1

Sejarah Ayam Pelung dan Maen Po

April 2, 2007

Melanjutkan Sejarah Ayam Pelung dan Maen Po

SIANG itu, sesosok laki-laki tampak terkantuk-kantuk di atas kursi malas. Di hadapannya, berjajar ratusan kurung ayam pelung (gallus domesticus var pellung). Namun, telinga laki-laki berusia 52 tahun yang memiliki nama lengkap Memet Mohammad Thohir Abdurrahman, hanya terpusat pada suara ayam pelung bernama Kinanti.

”Kalau saya tidak menjadi juri, Kinanti selalu ikut kontes dan juara,” tutur Ketua Himpunan Peternak dan Penggemar Ayam Pelung Indonesia (Hippapi) Jawa Barat ini saat ditemui di rumahnya, Jln. Oto Iskandardinata, Cianjur, beberapa waktu lalu.

Menurut Kang Memet, demikian ayah 4 anak ini biasa disapa, selain dari sisi ekonomi sangat menguntungkan, alasan ia memelihara ayam pelung lantaran cinta. ”Juga hitung-hitung menyelamatkan sejarah karena ayam pelung merupakan satu-satunya hewan ciri khas dari Cianjur,” ujarnya.
Read the rest of this entry ?