Archive for June 5th, 2007

h1

Internet? Perlukah?

June 5, 2007

Apa Internet? Internet adalah jaringan puluhan juta (mungkin ratusan) komputer yang saling terhubung dan saling berkomunikasi. Internet seakan menjadi satu dunia terpisahdari dunia nyata, satu dunia yang tidak bisa dilihat dan dirasakan secara fisik, tetapi dimengerti ada.

Sebagai pengelola situs, webmaster, webdeveloper, Anda harus mengerti mengenai Internet, bukan sekedar mengerti dari aspek teknologinya. Anda harus mengerti mengapa orang masuk ke dan menjelajah Internet? Apakah terhubung ke Internet itu suatu kebutuhan atau gaya hidup saja?

“Tagihan telepon saya membengkak sampai hampir dua juta gara-gara chatting,” kata seorang teman, sambil tersenyum. Tidak nampak kekhawatiran di wajahnya karena tagihan teleponnya melonjak tajam. Bahkan dari nada bicaranya dan ekspresi wajahnya ia seakan bangga dengan tagihan telepon yang mencapai Rp 2 juta itu. Apakah bagi teman ini Internet itu suatu kebutuhan atau gaya hidup saja? Baginya Internet itu kebutuhan, ya juga suatu gaya hidup baru yang membuatnya nampak lebih “hebat.”


Sekarang di kartu bisnis (business card) eksekutif bukan hanya tercantum alamat kantor,nomor telpon, fax, nomor pesawat beeper, ponsel, tetapi juga alamat email (yang seringkali disebut nomor email karena diasosiasikan dengan telepon). Meskipun sudah tercantum alamat email di kartu bisnis, tidak jaminan pemilik kartu membuka emailnya setiap hari.Bahkan bisa jadi dia tidak mengerti bagaimana caranya mengirim email dan membaca email.Apakah baginya Internet itu suatu kebutuhan atau gaya hidup?Orang ini sama sekali tidak membutuhkan Internet, tapi ia tidak ingin dibilang ketinggalan zaman. Baginya Internet itu bukan kebutuhan dan juga bukan satu gaya hidup tapi hanya gaya-gayaan saja.

Pengalaman yang rekan lain, sedikit berbeda. Anaknya, setelah sepuluh hari dirawat dirumah sakit tanpa ada kesimpulan sakit apa, pada hari kesepuluh divonis menderita Kawasaki Disease. Malam itu, ia mencari warnet terdekat dari rumah sakit, kemudian mencari referensi mengenai Kawasaki Disease. Apakah Internet itu kebutuhan atau gaya hidup? Nah,Internet baginya adalah kebutuhan. Banyak orang seperti ini, mengakses Internet hanya ketika membutuhkan saja.

Penelitian di University of Delaware, Amerika Serikat, menunjukkan para penderita penyakit kanker dan keluarganya merasakan hidupnya lebih baik ketika mereka mengikuti online support group melalui diskusi online, chatting, dan mailing list dengan sesama penderita maupun keluarga penderita lainnya.

Prof Paula Klemm dari University of Delaware meneliti pesan-pesan yang dikirim keonline support group, dan kemudian memilah-milahnya menjadi delapan kategori yaitu memberi dan mencari informasi, opinis pribadi, dorongan semangat dan dukungan, mencocokkan pengalaman pribadi antara penderita dan yang memberikan perawatan, catatan rasa terimakasih, cerita lucu, doa, dan kategori di luar itu. Bagi mereka Internet itu kebutuhan ataugaya hidup? Bagi para penderita penyakit langka dan penyakit terminat, Internet adalahsuatu kebutuhan lain atau tambahan yang bisa membantu menenangkan diri.

Memang Internet secara fisik adalah jaringan komputer dunia, tetapi secara maya Internet bisa menjadi banyak hal. Internet adalah sumber informasi gratis tidak terbatas. Internet adalah satu komunitas manusia dengan berbagai kesamaan(profesi, minat, penyakit, umur, suku, wilayah dll). Internet adalah satu dunia mimpi manusia yang paling demokratis. Internet adalah … (silahkan isisesuai dengan kebutuhan masing-masing).

Apakah itu kebutuhan atau gaya hidup, seseorang mengakses Internet tidak terlepas dari keinginan dasar manusia dan nilai-nilai yang dianut manusia. Menurut penelitian StevenReiss dan Susan Havercamp, peneliti daari Ohio State University, di Amerika Serikat, ada15 keinginan atau hasrat (desire) manusia dan nilai-nilai (values) yang dianutnya.

Ke-15 human desires dan values:

1. Curiosity – keinginan untuk belajar
2. Food – keinginan untuk makan
3. Honor (morality) – keinginan bertingkah laku sesuai dengan peraturan
4. Rejection – ketakutan disingkirkan secara sosial atau dikucilkan, tidak diterima dalam satu kelompok
5. Sex – keinginan untuk berhubungan seksual dan berfantasi seksual
6. Physical exercise – keinginan untuk melakukan aktivitas fisik
7. Order – keinginan banyak berorganisasi dalam kehidupan sehari-hari
8. Independence – keinginan untuk membuat keputusan sendiri
9. Vengeance – keinginan membalas dendam ketika disakiti hatinya
10. Social contact – keinginan berada dalam satu kelompok dengan yang lainnya
11. Family – keinginan menghabiskan waktu bersama keluarganya sendiri
12. Social prestige – keinginan mendapatkan gengsi dan perhatian
13. Aversive sensations – tidak ingin merasa sakit dan gelisah
14. Citizenship – keinginan menjadi pelayan publik dan mewujudkan keadilan sosial
15. Power – keinginan mempengaruhi orang lain.

Nah, para pengusaha bisnis Internet harus memanfaatkan dengan cerdik dorongan yang membuat manusia melakukan sesuatu. Misalnya, yang paling dasar adalah dorongan social contact memunculkan konsep komunitas Internet, membuat banyak orang menikmati chatting di Internet, memunculkan mailing list.

Bhatia (pendiri Hotmail ) dengan jeli melihat kebutuhan manusia akan social contact, order, family, social prestige, dengan menyediakan layanan email. Amazon.com memanfaatkan kebutuhan curiosity dan independence melalui buku. Banyak contoh lainnya yang bisa dianalisis menggunakan kebutuhan manusia, termasuk juga bisnis brick and mortar companies.

Banyak produk atau konsep yang bisa dikembangkan dengan melihat kebutuhan dasar manusia. Sekarang siapa yang kreatif yang bisa memunculkan ide brilliant. Coba analisis konsep anda dengan kebutuhan dasar manusia ini. Sumber : http://perisaibangsa.com

h1

Budidaya Jambu Merah

June 5, 2007

jambu1.jpgBudidaya jambu merah merupakan salah satu usaha di bidang agribisnis yang dapat ditekuni dan menjanjikan keuntungan. Permintaan pasarnya cukup besar, karena jambu merah atau dikenal juga sebagai jambu biji atau jambu klutuk ini, banyak mengandung vitamin A dan C. Pemasarannya tidak hanya di pasar tradisional, tetapi juga di supermarket.

Salah satu lokasi budidaya jambu merah terletak di Kecamatan Panyingkiran, Majalengka, Jawa Barat. Di wilayah ini terdapat sekitar 20 hektar kebun jambu merah rakyat. Salah satunya, perkebunan jambu merah yang dikelola oleh Haji Pepen.

Untuk mencapai lokasi perkebunan jambu merah dari Jakarta dapat melalui jalan tol Jakarta – Cikampek, keluar di pintu tol Purwakarta, lalu mengambil arah ke Majalengka. Lokasi perkebunan jambu merah terletak di luar kota Majalengka, di Blok Bojong.
Read the rest of this entry ?

h1

Usaha Rajutan

June 5, 2007

rajutan-sukabumi.jpgKerajinan rajutan merupakan usaha yang dapat ditekuni dan menjanjikan keuntungan. Produk yang dihasilkan dapat berupa perlengkapan perempuan, mulai dari tas, dompet, gantungan handphone hingga sandal. Selain itu, produknya dapat berupa kopiah rajut untuk kaum laki – laki.

Usaha kerajinan rajutan ini berkembang di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Salah seorang pengusaha yang menekuni usaha ini adalah Iis Sumartini dan suaminya Bunyamin. Sentra kerajinan rajutannya terletak dikawasan Cibeureum, Bojong Galling, Sukabumi. Lokasinya berada disebelah barat Kota Sukabumi.

Untuk mencapainya dapat mengambil arah ke Sukaraja, lalu menuju Kebon Pedes, tepatnya di Kampung Ranji dikawasan Bojong Galling. Proses pembuatan kerajinan rajutan disini dikerjakan oleh tangan terampil para pengrajin wanita, yang sebagian besar ibu rumah tangga. Untuk membuat kopiah rajut, menggunakan bahan berupa benang nilon dan kain kasa.
Read the rest of this entry ?

h1

Siswa Miskin Dapat Bantuan

June 5, 2007

Pemerintah Kota Bandung menyediakan anggaran Rp 23 miliar sebagai bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu. Bantuan yang diberi nama ”Bantuan Wali Kota Khusus ke Sekolah ” (Bawaku ke Sekolah) itu diberikan dalam bentuk biaya pendidikan bagi 67.250 siswa tidak mampu dan pembukaan sekolah gratis.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bandung Oji Mahroji menyampaikan hal itu kepada wartawan usai diskusi “Akses Pendidikan untuk Rakyat Miskin”, di gedung Indonesia Menggunggat (GIM), Jln. Perintis Kemerdekaan Bandung, Senin (4/6).

Bantuan biaya pendidikan untuk siswa tidak mampu diberikan kepada lebih kurang 30.000 siswa SD, 22.000 siswa SMP, dan sisanya untuk siswa SMA/SMK negeri ataupun swasta. Masing-masing, SD sebesar Rp 200.000,00/siswa/tahun, SMP Rp 350.000,00/siswa/tahun, SMA Rp 400.000,00/siswa/tahun, dan SMK Rp 450.000,00/siswa/tahun. Sedangkan sekolah gratis akan segera dibuka di kawasan pinggiran Kota Bandung sebanyak 13 SD, 1 SMP, dan 1 SMA.
Read the rest of this entry ?