h1

Pemkab Cianjur – YBPS Gelar Program Susu Sekolah

October 24, 2003

Cianjur|Blog|Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Yayasan Bina Putra Sejahtera (YBPS), LSM yang berorientasi pada perbaikan gizi anak sekolah, menyelenggarakan lomba gambar bagi murid sekolah dasar. Acara yang digelar pekan lalu dimaksudkan untuk mendukung Program Susu Sekolah Cianjur. Tema yang diangkat dalam kegiatan itu adalah ‘Anak Cianjur Lebih Sehat dan Cerdas dengan Susu Sekolah’.

Lomba diikuti oleh sekitar 200 anak dari delapan sekolah di daerah itu. Usai acara, seluruh sekolah mendapat jatah susu sesuai dengan jumlah murid dan diminum bersama-sama di sekolah.

”Susu sekolah adalah program penting bagi anak-anak di daerah Cianjur, khususnya mereka yang bertempat tinggal di daerah yang kurang mampu,” ujar Bupati Cianjur Ir H Wasidi Swastomo, Msi. Dengan program ini, ia berharap kebutuhan nutrisi anak akan tercukupi. |REPUBLIKA|

Program Susu Sekolah Cianjur diselenggarakan secara lokal dengan menggunakan kontribusi daerah melalui Program makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMT-AS). Program ini merupakan hasil kemitraan antara Pemkab Cianjur, YBPS, Ultrajaya, dan Tetra Pak Indonesia.

Kabupaten Cianjur adalah daerah pertama yang memulai program susu lokal dengan menyediakan susu cair dalam kemasan siap saji. Program ini merangkul 90 ribu murid dari 555 sekolah di sana.  tri

Target UT, Tahun 2010 Jadi Unggulan Asia

Universitas Terbuka (UT) mentargetkan pada tahun 2010 mampu menjadi universitas unggulan di antara jaringan open universities di Asia. Langkah yang diambil, kata Rektor UT Prof Dr Atwi Suparman, melalui pengembangan sistem jaminan kualitas (simintas) atau quality assurance system yang menjadi satu-satunya sistem paling maju di antara perguruan tinggi jarak jauh (PTJJ) di kawasan ini.

”Sepengetahuan kami belum ada PTJJ lain di Asia yang telah memiliki pedoman dan panduan kerja untuk mencapai kualitas. Secara bertahap pihak UT akan mengupayakan meraih ISO untuk unit-unit pelayanan dalam lingkungan UT Pusat serta daerah,” katanya, di sela-sela acara wisuda periode III UT tahun 2003 di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, titik berat dari sistem jaminan kualitas yang dikembangkan UT bukan terletak pada penggunaan teknologi informasi dalam sistem pembelajaran jarak jauh, tetapi lebih pada peningkatan mutu bahan ajaran bagi mahasiswa. ”Penggunaan teknologi informasi seperti internet dalam penyampaian bahan pelajaran bukan menjadi target utama yang harus kita kejar untuk bisa meraih predikat unggulan, karena belum semua negara memiliki akses yang cukup terhadap teknologi informasi,” katanya.

Ia menilai, kunci dari keberhasilan dalam peningkatan mutu pendidikan di lingkungan PTJJ terletak pada materi yang digunakan dalam proses pembelajaran mahasiswa. ”Materi cetakan mungkin akan lebih dapat mewakili semua kelompok masyarakat, tidak hanya di kota-kota besar tetapi sampai ke pelosok daerah,” katanya.

Pembuatan bahan atau materi pelajaran secara cetakan dibarengi juga dengan penyusunan bahan dan materi ke dalam situs internet untuk memberikan pilihan mendapatkan materi pembelajaran dengan mudah. Untuk produk dan bahan ajaran dalam bentuk buku cetakan, UT akan mengupayakan membuat terjemahan bahan-bahan pelajaran ke beberapa bahasa.

Dengan jumlah mahasiswa yang mencapai 300 ribu lebih, UT telah masuk dalam jaringan penyelenggara pendidikan jarak jauh mega university yakni Global Mega University Network (GMUNET) yang beranggota 19 universitas di seluruh dunia. ant

One comment

  1. sangat setuju sekali,semoga jaya terus……



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: