h1

Cara Pelunaran Flu Burung

March 1, 2006

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan, I Nyoman Kandun, mengatakan sebagian besar sumber penularan virus flu burung di Indonesia ditemukan. Sumber kebanyakan berasal dari unggas mati yang berada di sekitar rumah korban.

Nyoman mencontohkan kasus Karwati di Bekasi, di mana ditemukan juga ayam yang mati mendadak di sekitar rumah korban. “Kecuali kasus Iwan,” katanya usai sarasehan dengan wartawan, Senin (19/12).

Menurut Nyoman, potensi penyebaran virus flu burung H5N1 yang menginfeksi korban diperbesar dengan pola peternakan rumah tangga. “Di mana ayam berkeliaran di sekitar rumah. Beda dengan peternakan besar di mana biosekuriti diterapkan,” katanya.

Sebanyak 14 kasus flu burung di Indonesia telah dikonfirmasi positif oleh laboratorium rujukan WHO di Universitas Hongkong. Sebanyak 9 orang di antaranya meninggal dunia.

Direktur Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Santoso Suroso, mengatakan sebanyak 43 persen kasus flu burung dirawat di rumah sakit yang dikelolanya. “Dari enam korban yang dirawat di RSPI, empat di antaranya meninggal akibat gagal napas,” kata dia. Usia korban berkisar 8 hingga 30 tahun.

Menurut Santoso, sejauh ini virus H5N1 yang menginfeksi korban diidentifikasi masih merupakan virus yang sama yang menginfeksi unggas. “Jadi belum ada penularan antarmanusia,” kata dia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: