h1

Ratusan HA Sawah Cianjur Terancam Kering

January 22, 2007

Ratusan ha Sawah Terancam Kering, Bila Hujan tak Segera Turun di wilyah Cianjur, Tanaman Padi Muda Akan Mati Sia-Sia. Kekeringan mulai mengancam ratusan hektare lahan sawah petani di beberapa daerah Kab. Cianjur, seperti Kec. Karangtengah dan Sukaluyu Kab. Cianjur. Akibat hujan tidak turun lebih dari sepuluh hari, sejumlah areal sawah terlihat sudah mulai mengering. Apabila dalam dua minggu ke depan hujan belum juga turun, hampir dipastikan tanaman padi yang baru berumur beberapa pekan tersebut akan mati.

Melihat kondisi tersebut sejumlah petani yang lahan sawahnya mulai mengering, kini tengah dilanda kekhawatiran. Mereka mengaku hanya bisa pasrah sambil diliputi rasa cemas. Pasalnya tanaman padi yang usianya baru sekira sebulan itu, sudah mulai menguning akibat kekurangan air.

Khawatir tak selamat

Demikian pula dengan kondisi tanahnya, selain kering banyak pula di antara lahan sawah mereka yang sudah terlihat retak-retak. Sehingga mereka khawatir bila dua minggu ke depan hujan belum juga turun, tanaman mereka tidak bisa diselamatkan. “Kemarin (akhir Desember-red), kita mengolah tanah dan mulai tanam, karena perkiraan sudah mulai masuk musim hujan. Tapi, pas awal tahun hujan tidak turun lagi, pas waktu ada angin kencang,” ujar Endang dan Ahmad, warga Kec. Sukaluyu, Kab. Cianjur.

Dia mengaku hanya bisa pasrah bila nantinya hujan tidak turun lagi. Apalagi mereka mengaku sudah melakukan berbagai upaya, termasuk membuat saluran air kecil untuk mengairi sawah mereka. “Waktu awal hujan tidak turun, saluran kecil itu masih berair. Tapi sekarang, sudah tidak ada airnya. Mudah-mudahan hujan bisa segera turun, agar tanaman saya bisa selamat,” ujar Endang.

Hal sama diungkapkan Jajang (45) petani warga Kp. Ciwaru, Ds. Babakan Caringin, Kec. Karangtengah. Dia mengaku hanya bisa pasrah, melihat kondisi tanaman padi miliknya terancam mati. “Mau bagaimana lagi, kita hanya bisa pasrah dan berdoa mudah-mudahan hujan bisa cepat turun lagi,” katanya.

Diakuinya lahan sawah miliknya termasuk tadah hujan sehingga hanya mengandalkan pasokan air bila curah hujan mencukupi. Namun kondisi cuaca saat ini lebih parah dibanding tahun lalu. “Sekarang lebih parah, hujan baru turun beberapa minggu, eh sudah hilang lagi, kami berani tanam karena perkiraan sudah masuk musim hujan. Sekarang padi baru ditanam, sawah sudah kering lagi,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kab. Cianjur Ahmad Dadiri saat dihubungi, akhir pekan kemarin membenarkan saat ini ada ratusan hektare lahan sawah tadah hujan mulai dilanda kekeringan. Malahan tanaman padi mereka yang baru ditanam sekira sebulan, terancam mati karena sudah tidak ada pasokan air ke lahan sawah mereka.

Sulit bantu

Diakuinya, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan guna mengetahui luas areal sawah tadah hujan yang ditimpa kekeringan. “Kami masih melakukan pendataan, berapa hektare sawah tadah hujan yang mengalami kekeringan. Mudah-mudahan beberapa hari ke depan, datanya sudah bisa terkumpul. Sementara kami perkirakan ada ratusan hektare, tersebar di dua kecamatan, yaitu Karangtengah dan Sukaluyu,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya mengaku kesulitan membantu para petani memenuhi kebutuhan air bagi lahan sawah dan tanaman padi petani di sawah tadah hujan. Pasalnya walaupun dibuatkan saluran irigasi, tidak akan banyak membantu karena di sekitar lokasi lahan sawah itu tidak ada sumber air yang mencukupi. “Jadi kalaupun ada irigasi, sumber airnya tidak ada, tetap sulit memenuhi kebutuhan air itu. Paling satu-satunya cara kini menunggu hujan bisa secepatnya turun lagi,” ujarnya.

One comment

  1. Infonya bugus n kritis untuk masalah pertanian.
    mbak mo minta tolong boleh kan. aku dapet tugas untuk mencari tanaman yang mati karena kekeringan dan mati karena kebanyanyakan air dalam bentuk foto dan artikel, mbak bisa dibantu kan ya mbak plesss… deh.
    klo mbak punya koleksi tolong kirim ke email ku ya.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: