h1

Pengenalan Rambu Lalulintas Sejak Dini

February 17, 2007

Pengenalan Rambu-Rambu lalu Lintas Sejak Dini sebaiknya sudah mulai digalakkan kembali mengingat kondisi saat ini kecelakaan lalulintas (LAKA) terbesar adalah faktor human error. Kesalahan Dari Si Pengendara Sendiri karena tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Kami Bekerja sama dengan Kampus Bina Sarana Informatika telah mengembangkan CD Interaktif Pengenalan Rambu – Rambu lalu lintas sejak usia dini. Di dalam CD tersebut dibuat animasi berupa gambar, dengan desain yang lumayan cantik. Di dalamnya juga disetakan Game-game pengenalan rambu-rambu lalulintas.

Anak akan merasa betah dan tidak merasa bahwa sebenarnya mereka sedang belajar pengenalan rambu-rambu lalu lintas karena keasikan dengan tampilan-tampilan animasi yang menggoda. Untuk Lebih Lengkap Dapat di lihat di SINI! 

Seprti Kegiatan yang di adakan di Wilayah Hukum Indramayu sangatlah Efektif guna mengenalkan rambu-rambu lalulintas kepada siswa sejak dini, Berikut adalah cuplikan yang dibuat di salah satu Media :

Kegiatan Polsanak (Polisi Sahabat Anak-anak) yang digelar Kamis (1/3) pagi, di halaman Mapolres Indramayu, diikuti ratusan murid TK (taman kanak-kanak) se-Kota Indramayu. Ada 28 TK yang mengirimkan murid-muridnya ke acara yang dibuka langsung oleh Kapolres AKBP Drs. H. Djoko Purbohadijoyo, M.Si. Kegiatan Polsanak,  merupakan bagian program kemitraan dan penegakan citra santun serta ramah, dalam hal ini dengan anak-anak usia TK. Harapannya, sejak dini akan tertanam kesadaran akan keberadaan polisi. Selain itu juga utuk menghapuskan kesan angker jajaran kepolisian kepada anak-anak. Dalam Polsanak, murid TK diberi pengenalan dini kepada kepolisian. Kemudian terhadap rambu-rambu lalu lintas serta kegiatan bermain dengan alat peraga peralaan kerja kepolisian, seperti berkeliling dengan mobil patroli, pengenalan rambu lalu lintas dan sejenisnya.

Sedangkan Kasatlantas Polres, AKP H. Jaman Asri Harahap, S.H. menuturkan, kegiatan Polsanak itu rutin dilakukan. Hanya kali ini bersifat massal dan sengaja mengambil tempat di mapolres. Selama ini, Polsanak biasanya langsung di sekolah-sekolah TK atau di tempat fasilitas umum lain, seperti stadion atau GOR (gedung olah raga). Hal itu, menurut dia sangat strategis selain untuk mengakrabkan anak-anak dengan dunia kepolisian, juga agar semua anak-anak bisa mengenal lebih jauh mengetahui dunia kepolisian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: