h1

Hutan Cianjur Selatan- Gundul

July 10, 2007

hutan cianjur selatan gundulPerum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur mengalami kerugian sebesar Rp168,379 Juta akibat pembabatan hutan secara ilegal selama tahun 2006. Pembabatan itu menyebabkan hilangnya 119,95 meter kubik kayu dari berbagai jenis.

Komandan Regu Polisi Hutan (Danru Polhut) KPH Cianjur, Mamat B Mahrup, Sabtu, mengungkapkan, jumlah itu lebih kecil dibanding kerugian yang diderita Perhutani pada tahun 2005.

Menurut Mamat, tahun lalu Perhutani mengalami kerugian sebesar Rp 222.301 juta. “Penurun angka tingkat pencurian pada tahun ini menempatkan KPH Cianjur di peringkat ke 7 dari 14 KPH yang ada di Jawa Barat. ” katanya.

Ia mengakui, belum lama ini jajaranya juga telah mengungkap kasus illegal loging di daerah Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sukanagara Selatan sebanyak sebanyak 2,6 meter kubik kayu jenis rasamala.

Ia menambahkan, pihak perhutani akan terus berupaya menekan tindakan pembalakan dan Illegal Loging.

Salah satu sumber menyebutkan, maraknya pencurian kayu milik perhutani sebenarnya didalangi oleh orang dalam sendiri. Beberapa warga Kp. Gunung Buleud, Kec. Sukangara Cianjur Selatan mengaku mendapat restu dari petugas Perhutani sebelum mereka menebang kayu untuk kebutuhan pembangunan mesjid dan madrasah yang kini keberadaanya telah disita petugas.

Asisten Perhutani BLPH Sukanagara, Siswinardi, saat dikonfirmasi wartawan tidak menampik jika diwilayahnya telah terjadi pencurian kayu. Namun, pihaknya membantah keras pencurian tersebut melibatkan oknum perhutani. “Saya tidak pernah tahu menahu tentang izin yang diterima warga untuk menebang kayu,” bantahnya.

Dan sampai saat ini, coba lihat di pinggir jalan arah cianjur selatan, kayu menumpuk dimana-mana, entah apa namanya pembalakan atau penebangan – liar atau legal. Yang jelas kalau dibiarkan terus menerus kondisi hutan cianjur selatan  akan gundul dan dampaknya sudah jelas, longsor dan banjir.

Kalau sudah terjadi bencana alam longsor dan banjir, siapa yang harus disalahkan? Pemerintah kabupaten cianjurkah? atau mungkin masyarakat sendiri yang memang ikut adil dalam penebangan hutan…?!

Foto Diambil : 9 Juli 2007 Lokasi Sukanagara – Cianjur Selatan

One comment

  1. Hutan di Riau memang tak gundul tapi dah berubah jadi kebon sawit semua…selamat datang lah banjir…selamatkan diri masing-masing…..

    |Ginan|BlogCianjur|: Di riau Banjir Apa Nih.. Banjir Uang gara-gara hutan di jadikan perkebunan kelapa sawit, atau bajir bandang (lumpur dan bebatuan).
    Kalau di cianjur jika musim penghujan sudah mulai banyak yang longsor dan banjir melanda perkampungan. Gara-gara hutan di tebang tanpa memperhitungan keberadaan lingkungan. Kalau sudah seperti ini, siapa yang harus disalahkan…?



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: