Apa sebenarnya yang kita harapkan dalam pernikahan? Cinta, gairah, atau ketentraman?
Dalam kehidupan pernikahan, pasti ada saat ketika Anda atau pasangan merasa tidak lagi ada ‘getaran’ di antara Anda. Jika begini, apa yang Anda lakukan? Mencoba mencari getaran itu dari orang lain?
“Saya masih mencintaimu, tapi tak merasakan lagi ‘rasa’ itu”. Demikian yang sering menjadi dalih perselingkuhan bagi sebagian orang. Dengan istri atau suami, getaran cinta itu telah hilang. Dan dari
orang lain, mereka merasa sangat dicintai dan diinginkan. Mereka pun berpikir, tak ada salahnya mencurahkan semua perhatian kepada orang lain dan melupakan pasangan di rumah.
Saat pasangan merespons dengan menaikkan romantisme, mereka pun tak lagi tertarik, dan memberikan respons yang datar saja. Bila sudah begini, pernikahan pun akan terasa hambar. Bahkan, bukan tidak mungkin akan berakhir pada perceraian.
Sayang sekali jika demikian cara Anda memandang romantisme. Romantisme dianggap sebagai segala-galanya dalam pernikahan. Dan bila romantisme mulai meredup seiring waktu, pernikahan pun menjadi korban.
Read the rest of this entry »